SINTANG – Menjelang libur Hari Raya Idul Fitri, arus mudik di Kabupaten Sintang mulai mengalami peningkatan. Aktivitas masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung terlihat semakin ramai, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum.
Menyikapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang, Asmidi, mengimbau seluruh pemudik agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam berkendara demi menghindari risiko kecelakaan di jalan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan. Pastikan kondisi fisik dalam keadaan prima dan kendaraan yang digunakan juga layak jalan,” ujar Asmidi.
Menurutnya, peningkatan arus mudik setiap tahun selalu diikuti dengan potensi kerawanan di jalan, seperti kepadatan lalu lintas hingga kecelakaan. Oleh karena itu, para pemudik diminta untuk tidak memaksakan diri apabila merasa lelah saat berkendara.
“Jika merasa lelah, sebaiknya beristirahat di tempat yang aman. Jangan memaksakan diri karena bisa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” pesannya.
Asmidi juga mengingatkan para pengendara untuk mematuhi aturan lalu lintas, seperti menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara.
Selain itu, ia meminta pemudik untuk memastikan kelengkapan dokumen kendaraan serta memperhatikan kondisi jalan yang akan dilalui, mengingat beberapa jalur di wilayah Sintang memiliki karakteristik yang menantang.
Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang, lanjutnya, juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik, termasuk melakukan pemantauan di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan.
“Kami bersama instansi terkait terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar arus mudik berjalan lancar dan aman,” tambahnya.
Asmidi berharap seluruh pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami ingin semua pemudik tiba di kampung halaman dengan selamat dan penuh kebahagiaan,” tutupnya. (RED)





