DLH Sintang Tingkatkan Disiplin Pengelolaan Sampah Warga

oleh

SINTANG – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sintang, Siti Musrikah, terus mendorong penguatan program pengelolaan sampah sebagai langkah strategis dalam menjaga kebersihan serta meningkatkan kualitas lingkungan di daerah tersebut. Upaya ini dilakukan melalui pembenahan fasilitas, penataan sistem, hingga peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat.

Menurut Siti Musrikah, salah satu fokus utama saat ini adalah penataan Tempat Penampungan Sementara (TPS) agar lebih tertib dan mampu menampung volume sampah yang terus meningkat. Ia menilai keberadaan TPS yang rapi dan terkelola dengan baik akan sangat berpengaruh terhadap kelancaran proses pengangkutan sampah.

“Kami terus melakukan pembenahan TPS agar lebih tertata dan bersih. Selain itu, kapasitasnya juga disesuaikan untuk mengantisipasi peningkatan volume sampah, terutama pada waktu-waktu tertentu,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Selain penataan fasilitas, DLH juga menekankan pentingnya penerapan jam buang sampah sebagai bagian dari sistem pengelolaan yang lebih tertib. Masyarakat diimbau untuk membuang sampah pada waktu yang telah ditentukan, yakni mulai pukul 18.00 hingga 06.00 pagi.

Ia menjelaskan, pengaturan waktu tersebut bertujuan agar setelah proses pengangkutan dilakukan, kondisi TPS tetap bersih dan tidak menimbulkan bau yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat di siang hari.

Dalam upaya pemerataan layanan, DLH Kabupaten Sintang juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa guna memastikan ketersediaan fasilitas pengelolaan sampah di seluruh wilayah. Langkah ini dilakukan agar masyarakat memiliki akses yang memadai terhadap sarana pembuangan sampah.

Siti Musrikah menegaskan bahwa pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan secara optimal, termasuk di titik-titik yang masih dalam tahap penataan. Hal ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Di sisi lain, DLH mulai mengarahkan program pada peningkatan kesadaran dan kedisiplinan warga. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mengurangi pengawasan langsung di TPS, guna mengukur tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan yang telah ditetapkan.

“Kami ingin mendorong kesadaran masyarakat agar terbiasa disiplin tanpa harus diawasi secara terus-menerus. Ini menjadi bagian dari evaluasi kami,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada peran aktif masyarakat. Tanpa dukungan warga, program yang telah dirancang tidak akan berjalan maksimal.

DLH Kabupaten Sintang berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan program secara berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.