SINTANG – Kepala Desa Nanga Bugau, Toni Anasius, mengimbau warganya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan menyusul kondisi cuaca panas yang terjadi hampir sepekan tanpa hujan. Situasi ini dinilai rawan memicu kebakaran, terutama di wilayah yang didominasi area perkebunan kelapa sawit.
Menurut Toni Anasius, perubahan cuaca yang cenderung kering harus disikapi dengan perilaku yang lebih hati-hati dalam beraktivitas, khususnya di luar ruangan. Ia menegaskan bahwa hal-hal kecil seperti membuang puntung rokok sembarangan dapat menjadi pemicu awal terjadinya kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, apalagi di area kering seperti lahan atau kebun. Ini sangat berbahaya dan bisa memicu kebakaran,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan warga yang beraktivitas di lahan, seperti membuka kebun atau bekerja di sekitar perkebunan, agar memastikan api benar-benar padam setelah digunakan. Menurutnya, kelalaian dalam mematikan api menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran lahan.
“Kalau ada aktivitas yang menggunakan api, pastikan benar-benar sudah padam sebelum ditinggalkan. Jangan sampai api kecil yang kita anggap sepele justru menjadi besar dan merugikan banyak pihak,” tegasnya.
Toni menjelaskan bahwa wilayah Desa Nanga Bugau merupakan kawasan yang berada di sekitar perusahaan perkebunan kelapa sawit, sehingga risiko kebakaran menjadi perhatian serius. Jika terjadi kebakaran, dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan perusahaan.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Menurutnya, pencegahan menjadi langkah paling efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi.
“Kita harus saling mengingatkan. Jangan sampai karena kelalaian kecil, kita semua yang menanggung dampaknya. Pencegahan jauh lebih penting,” katanya.
Selain itu, pemerintah desa juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau kondisi di lapangan. Toni berharap, dengan kesadaran bersama, potensi kebakaran lahan di wilayahnya dapat dicegah sejak dini.
Ia pun mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar dapat segera ditangani sebelum meluas. (RED)





