Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, Buka Kegiatan Padat Karya di Bandara Tebelian Sintang

oleh

SINTANG – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, secara resmi membuka kegiatan padat karya di Bandara Tebelian, Kabupaten Sintang, Minggu (13/10/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam menstimulasi perekonomian masyarakat, khususnya di sekitar wilayah Bandara Tebelian.

Dalam sambutannya, Lasarus menyampaikan bahwa kegiatan padat karya ini rutin dilakukan. Namun, ia menyoroti bahwa jumlah peserta kali ini relatif kecil. “Kalau dilihat dari jumlahnya, hanya 100 orang, tapi ini sudah cukup bagus. Saya juga melihat bandara ini sudah mulai ditumbuhi akar dan semak-semak. Padahal, bandara ini untuk sekelas kabupaten termasuk luar biasa,” ujar Lasarus.

Lasarus juga menegaskan bahwa pembangunan Bandara Tebelian murni menggunakan APBN, kecuali pembebasan lahan yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. “Ini semua dari APBN, di luar pembebasan lahan. Pemerintah daerah hanya mengurus bagian pembebasan lahannya,” jelasnya.

Ia turut menyampaikan pesan kepada Kepala Kantor UPBU Kelas II Tebelian, Djarot Nugroho untuk berdiskusi terkait pemeliharaan bandara. “Saya rasa, khusus untuk maintenance bandara, Pak Jarot bisa diskusi dengan saya. Saya bisa bantu agar pemeliharaan bandara ini dapat dilaksanakan setiap tahun, sehingga bandara benar-benar terlihat rapi dan bersih,” tambahnya.

Lasarus juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan, terutama Dirjen Perhubungan Udara, yang terus mengalokasikan program padat karya di Bandara Tebelian. “Terima kasih kepada Dirjen Perhubungan Udara dan Kementerian Perhubungan yang selalu mendukung kegiatan padat karya di sini. Kebetulan saya juga tuan rumah di masyarakat sekitar sini,” ucapnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar turut menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar bandara. “Saya titip ya Bapak Ibu, bandara ini dijaga keamanannya dan ketertibannya. Kita harus tahu batas mana yang boleh dimasuki dan tidak boleh dimasuki, karena ini adalah aturan yang berlaku di seluruh dunia,” tutupnya.(TRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.