Langkah Awal Menuju Upacara Kemerdekaan, Seleksi Paskibraka Sintang Digelar

oleh

SINTANG – Seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Sintang tahun 2026 resmi dimulai. Kegiatan yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) ini dibuka pada Senin, 6 April 2026, di selasar Indoor Apang Semangai, Komplek GOR Baning Sintang, dengan diikuti ratusan pelajar dari berbagai sekolah menengah atas sederajat.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi, dalam laporannya menjelaskan bahwa animo peserta tahun ini cukup tinggi. Dari total pendaftar awal sebanyak 196 siswa yang berasal dari 28 sekolah, sebanyak 173 peserta dinyatakan memenuhi syarat administrasi, terdiri dari 96 putra dan 77 putri. Selanjutnya, dari jumlah tersebut akan disaring menjadi 33 orang untuk bertugas di tingkat kabupaten, menyesuaikan kebutuhan serta kondisi anggaran daerah.

Abdul menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan berjenjang agar menghasilkan peserta terbaik. Ia menyebutkan, pihaknya tidak hanya menilai kemampuan fisik, tetapi juga sikap, wawasan kebangsaan, dan kedisiplinan peserta.
“Yang kami cari bukan hanya yang kuat secara fisik, tetapi juga yang memiliki karakter, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan. Kami ingin yang terpilih benar-benar siap mengemban tugas dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keterbatasan kuota membuat persaingan menjadi semakin ketat, sehingga setiap peserta diharapkan dapat menunjukkan kemampuan maksimal di setiap tahapan.
“Kesempatan ini terbuka bagi semua peserta yang sudah lolos administrasi. Namun pada akhirnya, hanya mereka yang paling siap dan memenuhi seluruh kriteria yang akan terpilih,” tambahnya.

Ia menerangkan bahwa proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui sistem yang terintegrasi secara nasional sejak Februari hingga Maret 2026. Setelah itu, peserta mengikuti berbagai tahapan seleksi yang berlangsung secara bertahap di sejumlah lokasi, seperti Kantor Kesbangpol, Stadion Baning, dan gedung indoor.

Adapun rangkaian seleksi dilakukan dengan sistem gugur, mencakup tes wawasan kebangsaan dan Pancasila, tes intelegensia umum, pemeriksaan kesehatan, penilaian baris-berbaris dan kesamaptaan, hingga seleksi kepribadian. Seluruh tahapan dirancang untuk menjaring peserta terbaik yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki karakter dan jiwa nasionalisme yang kuat.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Bupati Sintang yang diwakili Staf Ahli Bupati bidang perekonomian, pembangunan, dan keuangan, Helmi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya proses seleksi yang berjalan secara objektif, transparan, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, Paskibraka bukan sekadar peran seremonial, melainkan simbol kedisiplinan, ketangguhan, serta kecintaan terhadap bangsa. Ia pun mendorong seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh. Melalui seleksi ini, diharapkan terpilih generasi muda terbaik yang siap mengemban tugas pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 di Kabupaten Sintang. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.