SINTANG – Tidak lanjuti aspirasi masyarakat, Anggota DPR-RI, Lasarus sebut segera melakukan beberapa langkah untuk merealisasikan keluhan warga di desa-desa yang belum teraliri listrik di wilayah kabupaten Sintang.
“Menindaklanjuti usulan 6 desa tentang jaringan PLN pada agenda serah terima BSPS tanggal 16 April 2023 saya menghubungi Dirut PLN bapak Dermawan Prasojo guna meminta keterangan. Selanjutnya saya berkomunikasi lebih teknis dengan General Manager PLN UID Kalbar, Bapak Mochamad Soffin Hadi”, Terang Lasarus, Melalui Media sosial pribadinya.
Politikus dari partai PDI Perjuangan tersebut juga menyampaikan telah menggelar Pertemu dengan kepala-kepala desa dan pihak PLN Kalbar.
“Kami menyepakati agar dilakukan zoom meeting pada tanggal 6 Mei 2023 untuk menjelaskan rencana kerja PLN UID Kalbar tahun 2023-2024,” Terang Lasarus.
Menurut Lasarus, saat menggelar zoom meting tersebut di jelaskan ada sekitar 41 Desa yang akan mendapat aliran listrik baru.
“Dijelaskan pada zoom meeting yang diikuti sekitar 80 Kepala Desa di Sintang tersebut bahwa tahun 2023 PLN UID Kalbar telah memutuskan 41 desa akan dipasang jaringan baru PLN (seperti yang terlampir dalam data di atas). Saya minta agar PLN IUD Kalbar dapat mempercepat jadwal pemasangan dan melaporkan kepada kami apa saja yang menjadi kendala pemasangan ke wilayah yang belum masuk dalam rencana tahun 2023”, Tulis Lasarus.
Wakil Rakyat dari daerah pemilihan Kalbar Dua ini juga menyampaikan ada kendala dan tantangan pihak PLN nantinya di lapangan untuk merealisasikan program Indonesia terang di kalbar ini.
“Bapak GM PLN UID Kalbar meminta agar saya membantu menyampaikan kepada Pemerintah kendala program Indonesia terang di Kalbar. Ia menjelaskan seperti kondisi jalan yang rusak parah, atau tidak adanya akses darat merupakan tantangan-tantangan berat bagi PLN”, Tulis Lasarus dalam Akun FB nya.
“PLN dalam hal ini juga terkendala terbatasnya pendanaan, misalnya untuk pengadaan tiang untuk desa-desa yang jauh dari titik akhir akses PLN, oleh karenanya perlu adanya support pendanaan yang memadai dari Pemerintah Pusat”, Lanjutnya.
Lasarus juga menyebut dirinya berencana akan menemui dirit PLN Pusat untuk menempatkan aspirasi masyarakat ini.
“Kembali ke Jakarta dalam waktu dekat saya akan segera menemui Dirut PLN Pusat dan menteri BUMN, juga mengkomunikasikanya dengan rekan di Komisi VII DPR RI guna mempercepat tuntasnya program Indonesia terang,” Terang Lasarus.
Lebih jauh, Lasarus meminta agar masyarakat bekerja sama yang baik dengan pihak PLN guna mempercepat Atministrasi masuknya Penerangan di perkampungan masyarakat.
“Selamat juga kepada 41 desa yang akan segera dialiri jaringan listrik negara. Saya himbau kepada masyarakat agar mempermudah administrasi masuknya PLN”, Himbau nya.
Menanggapi rencana tersebut, Kepala Desa Pengkadan Sungai Rupa, Nikodemus David menyampaikan harapan yang besar, supaya desa yang di pimpipinya teraliri listrik negara.
“Ini harapan yang besar dari warga kami dapat merasakan aliran listrik negara dapat sampai ke rumah-rumah penduduk di pemukiman perkampungan kami,” ungkap Niko, saat dikonfirmasi.(RED)