Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Geruduk Kantor DPRD Melawi

oleh

MELAWI – Himpunan Mahasiswa Melawi yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Melawi serta BEM STKIP Melawi. Melakukan aksi Demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Mereka mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Melawi untuk menyampaikan aspirasi.

Terlihat puluhan mahasiswa datang dengan membawa sejumlah spanduk aspirasi. Antara lain bertuliskan “BBM Naik Rakyat Menjerit, Usut Rente Subsidi BBM, Total Kenaikan BBM”.

Aksi ini juga mendapat pengamanan dari pihak kepolisian Polres Melawi dari jalan juang menuju ke gedung DPRD Melawi. Aksi ini juga dilakukan serentak di setiap daerah di Indonesia dengan tegas menolak kenaikan BBM.

Ketua Koordinator lapangan (Korlap) unjuk rasa Dirwansyah mengatakan ada lima tuntutan yang yang di sampaikan.

“Kami ingin mendapatkan aspirasi di DPRD. Kami mengharapkan Dewan kami yang terhormat bersama pemuda dan Mahasiswa Melawi mendesak Pemerintah mengambil sikap atas kenaikan BBM,” Katanya dalam orasi didepan Gedung DPRD Melawi Jumat, (2/09/2022).

Ada pun tuntutan aksi yang dilakukan Mahasiswa yakni menolak secara tegas kenaikan BBM usut pemburu rente subsidi BBM

Pertama menuntut Pemerintah RI berdaulat dalam mengambil sikap untuk membeli BBM dari negara produsen minyak demi meringankan beban APBN.

Kedua mendesak Presiden RI untuk tidak menaikan harga BBM karena sangat menindas rakyat.

Ketiga mendesak Presiden RI memberantas pemburu rente BBM bersubsidi.

Keempat mendesak Presiden RI untuk mengevaluasi badan pengatur hilir minyak dan gas bumi (BPH Migas) karena tidak mampu menjalankan fungsi pengaturan dan pengawasan terhadap penyediaan dan pendistribusian BBM.

Kelima mendesak KPK untuk memeriksa BPH Migas terkait adanya dugaan penyelewengan distribusi BBM yang tidak tepat sasaran.

“Kalau tidak terima atau tidak dikawal kami akan mendatangkan Mahasiswa yang lebih banyak lagi,”ujarnya.

Sementara itu, Aksi tersebut disambut langsung Wakil ketua DPRD Melawi Hendegi Januardi Usfa Yusra Selaku pimpinan DPRD Melawi akan berjuang sekuat tenaga akan mengawal aspirasi mahasiswa Melawi dan di teruskan ke DPRD Provinsi dan seterusnya akan diteruskan ke Pusat

“Kami DPRD Melawi menerima dan menampung tuntutan apa yang adik-adik Mahasiswa sampaikan. Dari daerah kami sampai ke Pusat karena melihat dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini di tambah harga BBM akan naik”. ungkap hendegi.

Menurut hendegi Januardi Usfa yursa kenaikan harga BBM saat ini kurang tepat apalagi daya beli masyarakat menurun dengan harga BBM naik maka akan menyusahkan Rakyat.

“Dengan kenaikan harga BBM bersubsidi bisa di tinjau kembali oleh pemerintah pusat. Ya kita akan kawal apa yang menjadi keinginan mahasiswa kita di sini”. Pungkasnya. (Tio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.