Budaya Gotong Royong Warga Nyangkom Jadi Kunci Cegah Kebakaran Lahan

oleh

SINTANG – Kesadaran serta budaya gotong royong yang kuat di tengah masyarakat Desa Nyangkom menjadi salah satu faktor utama dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama saat memasuki musim kemarau.

Kepala Desa Nyangkom, Albertus Herkolanus, menyampaikan apresiasinya terhadap kebiasaan warga yang selalu mengedepankan komunikasi sebelum melakukan aktivitas pembukaan lahan. Menurutnya, masyarakat memiliki kesadaran untuk saling memberi tahu dan berkoordinasi dengan tetangga maupun lingkungan sekitar sebelum menyalakan api.

Ia menjelaskan bahwa pola komunikasi tersebut memberikan dampak positif dalam mencegah meluasnya kebakaran. Bahkan, warga tidak hanya sekadar memberi informasi, tetapi juga turut terlibat dalam pengawasan bersama selama proses pembakaran berlangsung.

“Warga biasanya saling membantu, ikut menjaga, dan memastikan api tetap terkendali. Ini menjadi kekuatan besar dalam mencegah terjadinya karhutla,” ujarnya.

Lebih lanjut, Albertus menilai bahwa semangat kebersamaan yang telah tertanam di masyarakat harus terus dijaga dan diperkuat. Dengan keterlibatan aktif seluruh warga, potensi risiko kebakaran dapat ditekan secara signifikan.

Selain itu, pemerintah desa juga terus mengingatkan pentingnya kedisiplinan dalam hal-hal sederhana, seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan, terlebih dalam kondisi masih menyala. Hal-hal kecil tersebut dinilai dapat menjadi pemicu kebakaran jika tidak diperhatikan dengan baik.

Warga yang beraktivitas di hutan, termasuk saat mencari ikan atau berkebun di musim kemarau, juga diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan api serta memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan.

Albertus menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Dengan menjaga budaya gotong royong dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, Desa Nyangkom diharapkan mampu terus mempertahankan kondisi wilayah yang aman dari ancaman kebakaran, sekaligus menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.