SINTANG – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, memastikan bahwa ruas Jalan Bedayan telah menjadi bagian dari rencana pembangunan infrastruktur, bahkan sebelum menjadi sorotan publik di media sosial.
Ia menyampaikan bahwa program pembangunan jalan tersebut telah melalui proses perencanaan dan masuk dalam agenda prioritas pemerintah. Karena itu, munculnya perhatian publik dinilai sebagai penguat, bukan penentu awal kebijakan.
“Jalan Bedayan sebenarnya sudah masuk dalam rencana pembangunan sebelumnya. Jadi bukan karena viral baru diperhatikan,” jelas Lasarus, Sabtu (2/5/2026).
Menurutnya, pembangunan infrastruktur membutuhkan tahapan yang matang, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan di lapangan. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa setiap proyek memiliki proses yang harus dilalui.
Lasarus juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan, terutama di daerah-daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses. Ia menyadari bahwa kondisi jalan yang kurang memadai dapat berdampak pada aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Kita terus dorong agar pembangunan berjalan sesuai rencana. Infrastruktur yang baik akan membuka akses dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat sangat diperlukan agar pembangunan berjalan optimal. Partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan dinilai sebagai bagian penting dalam proses tersebut.
Dengan adanya kepastian bahwa Jalan Bedayan telah masuk dalam program pembangunan, diharapkan masyarakat dapat melihat komitmen pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur secara bertahap dan berkelanjutan. (RED)





