SINTANG – Pemerintah Desa Nyangkom terus memantau perkembangan banjir yang merendam sejumlah wilayah desa dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini, debit air dilaporkan masih mengalami kenaikan akibat tingginya curah hujan di kawasan hulu Sungai Inggar.
Kepala Desa Nyangkom, Albertus Herkolanus mengatakan, banjir mulai terjadi sejak dua hari lalu dan telah berdampak pada puluhan rumah warga di tiga dusun.
“Banjir sudah berlangsung dua hari sampai hari ini, dan kondisi air makin naik,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan, wilayah yang terdampak yaitu Dusun Nyangkom Hilir, Dusun Nyangkom Hulu, dan Dusun Obak. Total sementara terdapat 96 rumah warga yang terdampak banjir.
Menurut Albertus, intensitas hujan yang tinggi di wilayah perhuluan menyebabkan Sungai Inggar meluap hingga merendam permukiman masyarakat. Beberapa wilayah dusun di Desa Nyangkom juga banyak terdapat rumah warga yang berada di bantaran sungai sehingga rentan terdampak saat debit air meningkat.
Kondisi tersebut membuat aktivitas warga menjadi terganggu, terutama masyarakat yang tinggal di kawasan rendah dekat aliran sungai. Pemerintah desa saat ini masih fokus melakukan pendataan terhadap berbagai kerugian yang dialami warga. Pendataan dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan yang terjadi akibat banjir.
“Kami masih mendata kerusakan jalan, jembatan, rumah warga, ternak, kebun, serta kendaraan yang mengalami kerusakan ringan maupun berat,” jelasnya.
Selain melakukan pendataan, pemerintah desa juga telah melaporkan kondisi banjir kepada pemerintah terkait melalui pihak kecamatan dan Kasi Kesra agar mendapat perhatian serta penanganan lebih lanjut.
Albertus menyampaikan bahwa kebutuhan mendesak masyarakat saat ini adalah bantuan sembako, mengingat sebagian warga mulai kesulitan memenuhi kebutuhan harian akibat banjir yang belum surut.
Ia juga meminta masyarakat untuk tetap siaga dan berhati-hati menghadapi kemungkinan banjir yang lebih besar. Warga diminta mengamankan barang-barang penting ke tempat yang lebih aman guna menghindari kerusakan akibat genangan air.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada karena banjir diperkirakan masih bisa naik lagi. Barang-barang pribadi agar diamankan supaya tidak rusak atau hilang terkena banjir,” tutupnya. (RED)





