Sintang Gaspol Infrastruktur! Andalkan Inpres, CSR, dan Inovasi di Tengah Anggaran Terbatas

oleh

SINTANG – Upaya pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sintang tidak lepas dari tantangan keterbatasan anggaran. Namun demikian, Dinas Pekerjaan Umum tetap berkomitmen menjalankan berbagai strategi inovatif agar pembangunan tetap berjalan.

Dalam dialog Program “Bupati Menyapa” di RRI Sintang, Kamis (16/4/2026). Kepala Dinas PU, Mursalin, memaparkan sejumlah langkah yang telah disiapkan.

“Ke depan, kami telah menyiapkan sejumlah inovasi untuk mengatasi keterbatasan fiskal. Salah satunya melalui intervensi pemerintah pusat, seperti program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD). Tahun 2026, Kabupaten Sintang mendapatkan alokasi sekitar Rp210 miliar dari program tersebut,” ungkapnya.

Selain mengandalkan bantuan pusat, pihaknya juga mendorong adanya diskresi kementerian untuk penanganan ruas jalan yang dinilai mendesak dan menjadi perhatian publik.

Tidak hanya itu, sektor swasta juga diharapkan berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, khususnya perusahaan perkebunan yang beroperasi di wilayah Sintang.

“Kami juga melihat potensi besar dari kontribusi Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan perkebunan. Dengan kondisi fiskal yang terbatas, dukungan CSR diharapkan dapat difokuskan pada pembangunan dan perbaikan jalan,” tambahnya.

Di sisi internal, Dinas PU juga mengoptimalkan peran Unit Pelaksana Teknis melalui UPJJ yang didukung empat unit alat berat. Langkah ini difokuskan pada pemeliharaan jalan agar tetap bisa digunakan masyarakat.

Dengan berbagai strategi tersebut, pemerintah daerah berharap pembangunan infrastruktur tetap berjalan meskipun anggaran terbatas. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta menjadi kunci dalam mempercepat perbaikan infrastruktur di Kabupaten Sintang. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.